chore: sync from fork

This commit is contained in:
github-actions[bot]
2026-08-15 13:48:22 +00:00
parent ec6c1a2377
commit a90df8126e
2131 changed files with 1975434 additions and 41870 deletions
+11 -4
View File
@@ -308,6 +308,7 @@
"Id": 11291,
"Name": "Spear of Favonius — Broken Oath",
"Description": "<color=#FFD780FF>Normal Attack</color>\nMelancarkan hingga 5 serangan berturut-turut.\n\n<color=#FFD780FF>Charged Attack</color>\nMengonsumsi sejumlah Stamina untuk menusuk ke arah depan.\n\n<color=#FFD780FF>Plunging Attack</color>\nMenerjang dari udara untuk menghantam tanah di bawahnya, menyerang musuh di jalur terjangan dan mengakibatkan DMG area saat mendarat.",
"SpecialEnergyType": 0,
"Icon": "Skill_A_03"
},
{
@@ -710,6 +711,7 @@
"Id": 11292,
"Name": "Unforeseen Strike",
"Description": "Mencari kelemahan musuh, dan berganti ke mode {LINK#N11290001}<color=#FFD780FF>Masterstroke</color>{/LINK}. Saat dalam mode ini:\n·Lohen bisa secara aktif mengakumulasi {LINK#N11290003}<color=#FFD780FF>Joy</color>{/LINK}, untuk melancarkan Elemental Skill khusus {LINK#N11290002}<color=#FFD780FF>Etched Into Bone and Soul</color>{/LINK}.\n·Anggota party lain di sekitar bisa mengakumulasi {LINK#N11290004}<color=#FFD780FF>Will to Win</color>{/LINK} untuk Lohen, untuk meningkatkan DMG <color=#FFD780FF>Etched Into Bone and Soul</color>.\nLohen dapat melancarkan <color=#FFD780FF>Etched Into Bone and Soul</color> hingga 3 kali dalam mode <color=#FFD780FF>Masterstroke</color>. Setelah itu, Lohen tidak bisa lagi mendapatkan <color=#FFD780FF>Joy</color>.\n\n<i>\"Kesatriaan? Hah, memangnya ada cara yang lebih baik untuk pasang jebakan? Waktu musuh memimpikan kemenangan yang terhormat, mereka pasti gagal mencurigai 'kejutan menyenangkan' yang menanti mereka.\"</i>",
"SpecialEnergyType": 0,
"Icon": "Skill_S_Lohen_01"
}
],
@@ -734,6 +736,7 @@
"Id": 1295101,
"Name": "Witch's Eve Rite: Unhealing Thorn",
"Description": "Setelah menyelesaikan <color=#FFD780FF>PR Penyihir: Tentang Beragam Musuh</color>, Lohen akan berubah menjadi Karakter <color=#FFD780FF>Hexerei</color>. Saat ada setidaknya 2 Karakter Hexerei di dalam party, akan mendapatkan efek <color=#FFD780FF>Hexerei: Secret Rite</color> yang memperkuat Karakter Hexerei.\n\n<color=#FFD780FF>Hexerei: Secret Rite</color>\nSaat Elemental Skill Khusus {LINK#N11290002}<color=#FFD780FF>Etched Into Bone and Soul</color>{/LINK} mengenai musuh atau saat Lohen melancarkan Elemental Burst <color=#FFD780FF>Manifest Judgment</color>, jika {LINK#N11290004}<color=#FFD780FF>Will to Win</color>{/LINK} yang dimiliki minimal sebesar 50% dari batas maksimumnya, maka DMG yang diakibatkan Normal Attack atau Charged Attack Lohen meningkat 40% selama 6 detik.",
"SpecialEnergyType": 0,
"Icon": "UI_Talent_S_Lohen_07"
}
],
@@ -903,6 +906,7 @@
"Id": 11295,
"Name": "Manifest Judgment",
"Description": "Melancarkan tebasan beruntun yang cepat ke arah depan, mengonsumsi seluruh {LINK#N11290004}<color=#FFD780FF>Will to Win</color>{/LINK}untuk mengakibatkan <color=#99FFFFFF>Cryo DMG</color>. DMG ini akan ditingkatkan berdasarkan jumlah <color=#FFD780FF>Will to Win</color> yang dikonsumsi. Jika Lohen sedang berada dalam mode {LINK#N11290001}<color=#FFD780FF>Masterstroke</color>{/LINK} saat melancarkan Talenta ini, maka durasi mode <color=#FFD780FF>Masterstroke</color> kali ini akan diperpanjang 1,65 detik.\n\n<i>\"Sudah menyerah? Sayang sekali, aku baru saja mulai ....\"</i>",
"SpecialEnergyType": 0,
"Icon": "Skill_E_Lohen_01"
},
"Inherents": [
@@ -925,6 +929,7 @@
"Id": 1292101,
"Name": "Moratorium on Questioning",
"Description": "Dalam mode {LINK#N11290001}<color=#FFD780FF>Masterstroke</color> {/LINK}, saat anggota party lain di sekitar mengakumulasi {LINK#N11290004}<color=#FFD780FF>Will to Win</color>{/LINK} untuk Lohen dengan cara mengakibatkan DMG, jika DMG yang diakibatkan kali ini tidak lebih rendah dari 3.000% Base ATK Lohen, maka akan mengakumulasi 60 poin <color=#FFD780FF>Will to Win</color> tambahan untuk Lohen.",
"SpecialEnergyType": 0,
"Icon": "UI_Talent_S_Lohen_05"
},
{
@@ -947,6 +952,7 @@
"Id": 1292201,
"Name": "Flippant Masterpiece",
"Description": "Saat dalam mode {LINK#N11290001}<color=#FFD780FF>Masterstroke</color>{/LINK}, selama 8 detik setelah anggota party lain di sekitar memicu <color=#99FFFFFF>reaksi terkait Cryo</color> terhadap musuh, ATK Karakter tersebut meningkat 15% dan ATK Lohen meningkat 15%.",
"SpecialEnergyType": 0,
"Icon": "UI_Talent_S_Lohen_06"
},
{
@@ -969,6 +975,7 @@
"Id": 1292301,
"Name": "When the Mood Strikes",
"Description": "Setelah melancarkan Elemental Skill <color=#FFD780FF>Unforeseen Strike</color>, Lohen akan mendapatkan efek High Spirits selama 9 detik. High Spirits: Selama durasinya, level Elemental Skill <color=#FFD780FF>Unforeseen Strike</color> meningkat 1 level.\nSaat melancarkan Elemental Skill, jika level skill Normal Attack, Elemental Skill, atau Elemental Burst milik Karakter lain dalam party tidak lebih rendah dari level Elemental Skill Lohen, maka durasi efek High Spirits kali ini diperpanjang 6 detik lagi.\nEfek High Spirits bisa diperoleh sekali setiap 18 detik.",
"SpecialEnergyType": 0,
"Icon": "UI_Talent_S_Lohen_08"
}
],
@@ -1201,7 +1208,7 @@
},
{
"Title": "Makanan Favorit",
"Context": "Aku suka makanan pedas. Pas lagi patroli, aku sering mengunyunah Jueyun Pepper kering supaya bisa tetap waspada ... Namanya \"Jueyun Chili\"? Makasih sudah kasih tahu, tapi aku lebih suka bilang pepper aja ...."
"Context": "Aku suka makanan pedas. Pas lagi patroli, aku sering mengunyunah Jueyun Pepper kering supaya bisa tetap waspada ... Namanya \"Jueyun Chili\"? Makasih sudah kasih tahu, tapi aku lebih suka menyebutnya \"pepper\" aja ...."
},
{
"Title": "Makanan yang Tidak Disukai",
@@ -1221,7 +1228,7 @@
},
{
"Title": "Ulang Tahun",
"Context": "Hari ini ulang tahunmu, jadi aku membuatkan mini crossbow untukmu. Desainnya hasil rancanganku sendiri. Harusnya ukurannya pas untuk pergelangan tanganmu ... Kapan ukurnya? Tenang, cuma modal pakai mata saja. Kamu percaya saja deh. Lagian, aku itu Wakil Kapten Kompi ke-5. Oh iya, crossbow ini juga bisa menambak ke belakang, buat jaga-jaga kalau ada yang coba menyerang dari belakang. Kamu tinggal pencet ... di sini. Hahaha, tidak usah merunduk! Pengaman masih terpasang kok. Memangnya aku kelihatan kayak orang jahat yang kasih temannya crossbow, cuma buat nonton dia nembak diri sendiri ...."
"Context": "Hari ini ulang tahunmu, jadi aku membuatkan busur silang mini untukmu. Desainnya hasil rancanganku sendiri. Harusnya ukurannya pas untuk pergelangan tanganmu ... Kapan ukurnya? Tenang, cuma modal pakai mata saja. Kamu percaya saja deh. Lagian, aku itu Wakil Kapten Kompi ke-5. Oh iya, busur silang ini juga bisa menembak ke belakang, buat jaga-jaga kalau ada yang coba menyerang dari belakang. Kamu tinggal pencet ... di sini. Hahaha, tidak usah merunduk! Pengaman masih terpasang kok. Memangnya aku kelihatan kayak orang jahat yang kasih temannya hadiah busur silang, cuma buat nonton dia nembak diri sendiri ...."
},
{
"Title": "Perasaan Tentang Ascension: Permulaan",
@@ -1367,7 +1374,7 @@
},
{
"Title": "Kisah Karakter 4",
"Context": "Knights of Favonius adalah organisasi dengan sejarah panjang yang telah melahirkan pahlawan tak terhitung jumlahnya, juga telah mengalami banyak tragedi serta kepedihan.\nKisah legenda dan pelajaran yang tak terhitung jumlahnya telah mengajarkan satu hal kepada para knight:\nKetika sebuah perilaku menyimpang dari jalan knight, tragedi juga akan datang menyertainya.\nKarena itulah, muncul suara-suara di dalam Knights of Favonius yang mempertanyakan jabatan Lohen sebagai Wakil Kapten Kompi ke-5.\nTanpa diragukan lagi, \"orang gila\" yang sering membuat onar, gemar menyergap Grand Master, dan suka menggunakan racun dan jebakan saat bertarung, di mata siapa pun juga, ini tidak bisa mewakili \"jalan knight\" sedikit pun.\nTentu saja, Lohen sama sekali tidak peduli dengan semua berita itu.\n\"Aku tahu kamu tidak peduli perasaan orang lain,\" ucap Adorno. \"Tapi kamu juga tahu, ekspedisi bukanlah misi yang bisa beres kalau kamu cuma memegang tombak sendirian. Jelas, kalau tidak ada yang mendukungmu, permohonanmu untuk ikut ekspedisi juga pasti tidak akan berjalan mulus.\"\nSetelah mengatakan itu, Adorno berhenti sejenak, seolah khawatir Lohen tidak bisa menangani masalah seperti ini, dan takut dia akan memperburuk keadaannya.\nSejak Varka mengumumkan akan memulai ekspedisi besar yang belum pernah ada sebelumnya, Lohen sudah tidak sabar ingin ikut.\nMedan pertempuran yang jauh, bahaya yang tak diketahui, baginya jauh lebih menarik daripada mainan apa pun di dunia. Namun, proses pengajuannya tidak berjalan lancar. Daftar penilaian sudah diumumkan beberapa kali, tapi namanya tak kunjung muncul.\nAdorno tahu betul kalau tidak ada ujian di medan pertempuran yang bisa menyulitkan Lohen, sepertinya dia sedang menghadapi masalah, yang bukan berkaitan dengan hal itu.\nTapi kali ini, di luar dugaannya, Lohen menanggapinya dengan santai: \"Oke, kalau memang knight yang tidak ortodoks tidak bisa ikut ujian ... aku jadi penguji saja.\"\n....\n\"Dari sudut pandang praktis, ini ide bagus. Sekalian menyadarkan para knight ini tentang kekurangan mereka sendiri. Jadi mereka tidak terlalu santai dan bertanya-tanya apa Knights of Favonius perlu direformasi ... lagian kita tidak bisa selalu berharap setiap lawan akan mematuhi jalan knight.\"\nVarka merenung sambil melihat-lihat \"pengajuan\" khusus yang diajukan Lohen kali ini.\nLaporan ini menjabarkan \"soal ujian\" berjumlah banyak. Selain taktik seperti serangan malam, jebakan, dan racun yang sudah tidak asing lagi bagi Varka, di dalamnya juga berisi \"metode penilaian\" yang baru dan penuh kreativitas: menyamar untuk melakukan serangan mendadak, menyabotase suplai perbekalan sebelum latihan, dan sejenisnya.\nSaat membuka ke bagian paling akhir laporan, Lohen rupanya juga menuliskan \"kutipan tokoh terkenal\" yang membuat Varka hampir tersedak minuman yang hendak diteguknya:\n\"Jika Knight of Favonius bahkan tidak bisa melindungi dirinya sendiri, bagaimana mereka bisa melindungi Mondstadt?\" Dikutip dari malam saat Grand Master sebelumnya diserang.\n... Kesalahan yang dilakukan semasa muda selalu menyerangmu di saat yang tak terduga. Setelah menenangkan perasaannya, Varka pun mengambil keputusan dan memberikan tanda centang pada pengajuan ini.\nKnight yang tak biasa harus diuji dengan \"ujian\" yang tak biasa.\nBaik knight yang ikut ekspedisi ... maupun Lohen sendiri."
"Context": "Knights of Favonius adalah organisasi dengan sejarah panjang yang telah melahirkan pahlawan tak terhitung jumlahnya, juga telah mengalami banyak tragedi serta kepedihan.\nKisah legenda dan pelajaran yang tak terhitung jumlahnya telah mengajarkan satu hal kepada para knight:\nKetika sebuah perilaku menyimpang dari jalan knight, tragedi juga akan datang menyertainya.\nKarena itulah, muncul suara-suara di dalam Knights of Favonius yang mempertanyakan jabatan Lohen sebagai Wakil Kapten Kompi ke-5.\nTanpa diragukan lagi, \"orang gila\" yang sering membuat onar, gemar menyergap Grand Master, dan suka menggunakan racun dan jebakan saat bertarung, di mata siapa pun juga, ini tidak bisa mewakili \"jalan knight\" sedikit pun.\nTentu saja, Lohen sama sekali tidak peduli dengan semua berita itu.\n\"Aku tahu kamu tidak peduli perasaan orang lain,\" ucap Adorno. \"Tapi kamu juga tahu, ekspedisi bukanlah misi yang bisa beres kalau kamu cuma memegang tombak sendirian. Jelas, kalau tidak ada yang mendukungmu, permohonanmu untuk ikut ekspedisi juga pasti tidak akan berjalan mulus.\"\nSetelah mengatakan itu, Adorno berhenti sejenak, seolah khawatir Lohen tidak bisa menangani masalah seperti ini, dan takut dia akan memperburuk keadaannya.\nSejak Varka mengumumkan akan memulai ekspedisi besar yang belum pernah ada sebelumnya, Lohen sudah tidak sabar ingin ikut.\nMedan pertempuran yang jauh, bahaya yang tak diketahui, baginya jauh lebih menarik daripada mainan apa pun di dunia. Namun, proses pengajuannya tidak berjalan lancar. Daftar penilaian sudah diumumkan beberapa kali, tapi namanya tak kunjung muncul.\nAdorno tahu betul kalau tidak ada ujian di medan pertempuran yang bisa menyulitkan Lohen, sepertinya dia sedang menghadapi masalah, yang bukan berkaitan dengan hal itu.\nTapi kali ini, di luar dugaannya, Lohen menanggapinya dengan santai: \"Oke, kalau memang knight yang tidak ortodoks tidak bisa ikut ujian ... aku jadi penguji saja.\"\n...\n\"Dari sudut pandang praktis, ini ide bagus. Sekalian menyadarkan para knight ini tentang kekurangan mereka sendiri. Jadi mereka tidak terlalu santai dan bertanya-tanya apa Knights of Favonius perlu direformasi ... lagian kita tidak bisa selalu berharap setiap lawan akan mematuhi jalan knight.\"\nVarka merenung sambil melihat-lihat \"pengajuan\" khusus yang diajukan Lohen kali ini.\nLaporan ini menjabarkan \"soal ujian\" berjumlah banyak. Selain taktik seperti serangan malam, jebakan, dan racun yang sudah tidak asing lagi bagi Varka, di dalamnya juga berisi \"metode penilaian\" yang baru dan penuh kreativitas: menyamar untuk melakukan serangan mendadak, menyabotase suplai perbekalan sebelum latihan, dan sejenisnya.\nSaat membuka ke bagian paling akhir laporan, Lohen rupanya juga menuliskan \"kutipan tokoh terkenal\" yang membuat Varka hampir tersedak minuman yang hendak diteguknya:\n\"Jika Knight of Favonius bahkan tidak bisa melindungi dirinya sendiri, bagaimana mereka bisa melindungi Mondstadt?\" Dikutip dari malam saat Grand Master sebelumnya diserang.\n... Kesalahan yang dilakukan semasa muda selalu menyerangmu di saat yang tak terduga. Setelah menenangkan perasaannya, Varka pun mengambil keputusan dan memberikan tanda centang pada pengajuan ini.\nKnight yang tak biasa harus diuji dengan \"ujian\" yang tak biasa.\nBaik knight yang ikut ekspedisi ... maupun Lohen sendiri."
},
{
"Title": "Kisah Karakter 5",
@@ -1375,7 +1382,7 @@
},
{
"Title": "Perekam Komunikasi Serbaguna Semu",
"Context": "Mika selalu menata Perekam Komunikasi Serbaguna Semu miliknya dengan rapi.\nBukan cuma detail medan, lokasi penting, dan rute perjalanan rutin yang tercatat di dalamnya, kadang juga ditambahkan jejak aktivitas monster serta perkiraan area berbahaya.\nInformasi adalah dasar pergerakan pasukan. Namun, selain informasi, ada juga knight yang juga tertarik dengan perangkat itu sendiri.\nContohnya Lohen.\n\"Ini rumit sekali ya ya, dan kamu bisa pakai semahir itu?\" Setelah selesai menanyakan penyebaran musuh secara rutin, Lohen tiba-tiba memuji, \"Hebat.\"\nTiba-tiba mendapat pujian dari senior yang seumuran tetapi reputasinya jauh berbeda, selain gugup, Mika juga merasa sedikit terkejut, sekaligus senang.\nLohen banyak bertanya, dengan penuh antusias. Karena Mika juga jarang membahas perangkat pemetaannya sendiri dengan knight lain selain teknisi, jadi tanpa sadar, mereka mulai mengobrol dengan akrab.\n\"Hmm, dengan perangkat sekuat ini, kamu pasti tahu banyak area tempat musuh berkumpul, kan?\" \"Ngomong-ngomong, biasanya gimana cara kamu perbaiki perangkatnya? Ada suku cadangnya?\"\nJangan-jangan senior kecil yang \"terkenal\" ini ternyata tidak seseram rumor yang beredar?\nMika menjawab semua pertanyaan dengan antusias dan rinci, Lohen juga menyipitkan mata sambil mengangguk, diam-diam mencatat hal-hal yang ingin dia ketahui, dan mengabaikan hal-hal yang tidak diminatinya.\nSetelah mengobrol sesaat, Mika perlahan sadar kalau setiap area yang ditanyakan Lohen selalu menjadi jauh lebih sunyi beberapa hari kemudian.\nJika luka-luka baru yang sering bermunculan di tubuh Lohen dikaitkan dengan dirinya yang sering menghilang dalam waktu singkat, semua ini tidak bisa lagi dianggap sebagai sebuah \"kebetulan\". Mika langsung menarik kesimpulan yang meresahkan: hasil pemetaannya sendiri sedang dimanfaatkan oleh Lohen, dengan cara yang sangat berbahaya dan \"efisien\".\nDengan pertimbangan matang, Mika mulai menghapus beberapa titik kumpul monster yang tidak berhubungan dengan operasi pada cetak biru yang diberikan kepada Lohen. Dia juga semakin terbata-bata saat menghadapi pertanyaan Lohen.\n\"Eh ... penjelasan lebih lanjut sudah aku laporkan!\" \"L ... lebih baik kita ikuti komando Grand Master saja!\"\nMenghadapi Mika yang berusaha menghindar, Lohen tidak memaksa lebih lanjut. Dia hanya tersenyum penuh makna. Tatapannya sengaja atau tak sengaja tertuju pada perangkat pemetaan yang didekap erat Mika di depan dadanya.\nSejak saat itu, Mika menjadi lebih berhati-hati dalam menyimpan perangkatnya. Dia akan memastikan, apa bukunya sudah tersimpan dengan baik sebelum beranjak, memeriksa berulang kali apa jumlah halamannya lengkap waktu menyerahkan data, bahkan menoleh ke belakang setelah berjalan agak jauh, seolah khawatir ada orang di belakangnya yang sedang menatap buku itu.\nNamun meski begitu, pergerakan Lohen tetap tidak banyak terhambat. Seolah-olah dia sudah hafal betul informasi yang ingin disembunyikan Mika ... benar-benar seperti sulap.\nMika sama sekali tidak mengerti, hingga suatu ketika di pesta api unggun pasukan ekspedisi.\nEkbert bersikeras ingin menampilkan trik sulap Fontaine yang baru dipelajarinya untuk memeriahkan suasana, tapi karena terlalu mabuk, triknya malah terbongkar.\nDia tadinya mau menunjukkan trik \"penipuan besar-besar\", tapi tanpa sengaja, dia memperlihatkan dua kartu yang hampir sama persis di depan penonton.\nTrik sulapnya sebenarnya sederhana, dia diam-diam menggunakan kartu palsu yang telah disamarkan, membawa kartu asli yang dipilih penonton, lalu menggunakan kartu palsu itu untuk menarik perhatian penonton. Dalam jeda yang sangat singkat ini, dia memanipulasi kartu aslinya. Sayangnya, belum juga dimulai, triknya sudah berakhir.\nDi tengah gelak tawa seisi ruangan, entah kenapa Mika malah teringat pertanyaan yang pernah Lohen tanyakan dulu sekali.\n\"Ngomong-ngomong, biasanya gimana cara kamu perbaiki perangkatnya? Ada suku cadangnya?\"\nPada detik itu, beberapa detail mendadak jadi jelas: Persediaan suku cadang yang berkurang entah kenapa, halaman buku yang sesekali tidak bisa dibuka karena rusak ....\nMana mungkin ada orang yang baru kenal sebentar, tapi sudah mulai merencanakan cara untuk mengerjai rekan kerjanya?\nMasa ada orang yang di luarnya kelihatan antusias dan banyak tanya, tapi diam-diam malah merencanakan jahil?\nDan pastinya tidak mungkin ada orang yang memanfaatkan momen lengah sesaat untuk mengganti perangkat surveinya, menyalin informasi intelijen, lalu mengembalikan semuanya seperti semula ..., kan?\nSaat memikirkan hal ini, Mika tiba-tiba merasakan tatapan tajam, bagai burung kecil yang sedang diincar pemburu. Tapi saat mendongak, dia hanya melihat Lohen ikut tertawa lepas di tengah kerumunan, tanpa menatap ke arah siapa pun.\nTawa itu terdengar lepas, bahkan bisa dibilang tulus ... sama seperti saat pertama kali dia mengobrol dengan hangat bersama dirinya sendiri, tidak terlihat dibuat-buat."
"Context": "Mika selalu menata Perekam Komunikasi Serbaguna miliknya dengan rapi.\nBukan cuma detail medan, lokasi penting, dan rute perjalanan rutin yang tercatat di dalamnya, kadang juga ditambahkan jejak aktivitas monster serta perkiraan area berbahaya.\nInformasi adalah dasar pergerakan pasukan. Namun, selain informasi, ada juga knight yang juga tertarik dengan perangkat itu sendiri.\nContohnya Lohen.\n\"Ini rumit sekali ya, dan kamu bisa pakai semahir itu?\" Setelah selesai menanyakan penyebaran musuh secara rutin, Lohen tiba-tiba memuji, \"Hebat.\"\nTiba-tiba mendapat pujian dari senior yang seumuran tetapi reputasinya jauh berbeda, selain gugup, Mika juga merasa sedikit terkejut, sekaligus senang.\nLohen banyak bertanya, dengan penuh antusias. Karena Mika juga jarang membahas perangkat pemetaannya sendiri dengan knight lain selain teknisi, jadi tanpa sadar, mereka mulai mengobrol dengan akrab.\n\"Hmm, dengan perangkat sekuat ini, kamu pasti tahu banyak area tempat musuh berkumpul, kan?\" \"Ngomong-ngomong, biasanya gimana cara kamu perbaiki perangkatnya? Ada suku cadangnya?\"\nJangan-jangan senior kecil yang \"terkenal\" ini ternyata tidak seseram rumor yang beredar?\nMika menjawab semua pertanyaan dengan antusias dan rinci, Lohen juga menyipitkan mata sambil mengangguk, diam-diam mencatat hal-hal yang ingin dia ketahui, dan mengabaikan hal-hal yang tidak diminatinya.\nSetelah mengobrol sesaat, Mika perlahan sadar kalau setiap area yang ditanyakan Lohen selalu menjadi jauh lebih sunyi beberapa hari kemudian.\nJika luka-luka baru yang sering bermunculan di tubuh Lohen dikaitkan dengan dirinya yang sering menghilang dalam waktu singkat, semua ini tidak bisa lagi dianggap sebagai sebuah \"kebetulan\". Mika langsung menarik kesimpulan yang meresahkan: hasil pemetaannya sendiri sedang dimanfaatkan oleh Lohen, dengan cara yang sangat berbahaya dan \"efisien\".\nDengan pertimbangan matang, Mika mulai menghapus beberapa titik kumpul monster yang tidak berhubungan dengan operasi pada blueprint yang diberikan kepada Lohen. Dia juga semakin terbata-bata saat menghadapi pertanyaan Lohen.\n\"Eh ... penjelasan lebih lanjut sudah aku laporkan!\" \"L ... lebih baik kita ikuti komando Grand Master saja!\"\nMenghadapi Mika yang berusaha menghindar, Lohen tidak memaksa lebih lanjut. Dia hanya tersenyum penuh makna. Tatapannya sengaja atau tak sengaja tertuju pada perangkat pemetaan yang didekap erat Mika di depan dadanya.\nSejak saat itu, Mika menjadi lebih berhati-hati dalam menyimpan perangkatnya. Dia akan memastikan, apa bukunya sudah tersimpan dengan baik sebelum beranjak, memeriksa berulang kali apa jumlah halamannya lengkap waktu menyerahkan data, bahkan menoleh ke belakang setelah berjalan agak jauh, seolah khawatir ada orang di belakangnya yang sedang menatap buku itu.\nNamun meski begitu, pergerakan Lohen tetap tidak banyak terhambat. Seolah-olah dia sudah hafal betul informasi yang ingin disembunyikan Mika ... benar-benar seperti sulap.\nMika sama sekali tidak mengerti, hingga suatu ketika di pesta api unggun pasukan ekspedisi.\nEkbert bersikeras ingin menampilkan trik sulap Fontaine yang baru dipelajarinya untuk memeriahkan suasana, tapi karena terlalu mabuk, triknya malah terbongkar.\nDia tadinya mau menunjukkan trik \"penipuan besar-besar\", tapi tanpa sengaja, dia memperlihatkan dua kartu yang hampir sama persis di depan penonton.\nTrik sulapnya sebenarnya sederhana, dia diam-diam menggunakan kartu palsu yang telah disamarkan, membawa kartu asli yang dipilih penonton, lalu menggunakan kartu palsu itu untuk menarik perhatian penonton. Dalam jeda yang sangat singkat ini, dia memanipulasi kartu aslinya. Sayangnya, belum juga dimulai, triknya sudah berakhir.\nDi tengah gelak tawa seisi ruangan, entah kenapa Mika malah teringat pertanyaan yang pernah Lohen tanyakan dulu sekali.\n\"Ngomong-ngomong, biasanya gimana cara kamu perbaiki perangkatnya? Ada suku cadangnya?\"\nPada detik itu, beberapa detail mendadak jadi jelas: Persediaan suku cadang yang berkurang entah kenapa, halaman buku yang sesekali tidak bisa dibuka karena rusak ....\nMana mungkin ada orang yang baru kenal sebentar, tapi sudah mulai merencanakan cara untuk mengerjai rekan kerjanya?\nMasa ada orang yang di luarnya kelihatan antusias dan banyak tanya, tapi diam-diam malah merencanakan jahil?\nDan pastinya tidak mungkin ada orang yang memanfaatkan momen lengah sesaat untuk mengganti perangkat surveinya, menyalin informasi intelijen, lalu mengembalikan semuanya seperti semula ..., kan?\nSaat memikirkan hal ini, Mika tiba-tiba merasakan tatapan tajam, bagai burung kecil yang sedang diincar pemburu. Tapi saat mendongak, dia hanya melihat Lohen ikut tertawa lepas di tengah kerumunan, tanpa menatap ke arah siapa pun.\nTawa itu terdengar lepas, bahkan bisa dibilang tulus ... sama seperti saat pertama kali dia mengobrol dengan hangat bersama dirinya sendiri, tidak terlihat dibuat-buat."
},
{
"Title": "Vision",